Selasa, 27 Januari 2015

Tugas Jibril Sepeninggal Nabi

Nabi Muhammad S.A.W. pernah bertanya kepada Malaikat Jibril A.S. "Wahai Jibril apakah sepeninggalku nanti engkau masih akan turun ke bumi?" Lalu Malaikat Jibril menjawab "Iya wahai Rasulullah, aku akan turun dalam beberapa tahapan. Yang pertama aku akan turun untuk mencabut keadilan, sehingga meratalah kedholiman dimana-mana. Yang kedua, aku akan turun untuk mencabut berkah, sehingga di dunia tidak akan ada lagi keberkahan yang tersisa. Yang ketiga aku akan mencabut amanah, sehingga banyak pemimpin yang diberikan amanah tetapi mereka khianat akan amanah itu. Yang ke empat aku akan turun untuk mencabut rasa malu pada wanita, sehingga banyak wanita yang sudah tidak ada rasa malu lagi memakai pakaian ketat dan terbuka. Yang kelima aku akan turun untuk mencabut Al-Qur'anulkarim, sehingga tidak ada satu ayatpun yang bisa dilihat atau dibaca lagi. Dan tak lama setelah Al-Qur'an dicabut, orang-orang yang beriman walau sekecil apapun didalam dadanya akan dimatikan. Tinggalah mereka kaum-kaum kafir dan musyrik sampai hari kiamat.."

Tips Menghadapi Ujian

Sahabat-Sahabatku yang budiman....
Khususnya kelas XII, pasti semua hampir stres kan memikirkan ENAS di depan mata, belum lagi SNMPTN, SBMPTN dan lain-lain. terlebih, pasti galau mikiran Universitas mana ya yang harus di tuju, jurusan apa, di kota apa dan lain-lain kan? sebenarnya itu tak usah diambil pusing kog. kuncinya hanya percaya diri dan tak lupa, DUIT (Doa, Usaha, Ihktiar, dan Tawakkal). untuk kalian-kalian yang lagi galau merana ga usah terlalu berat deh mikirnya. kan kita harus ingat, bahwa Allah itu ada. Dia tidak tidur. Apa yang hamnba-Nya minta, pasti ia kabulkan. Asalkan permintaannya yang rasional ya. Jika mungkin doa kita belum terkabul, pasti Allah mempunyai rencana lain yang indah. yakin deh! Tak ada yang sia-sia. seburuk-buruknya manusia, Allah tak akan meninggalkan mereka selama mereka memiliki iman di hatinya. nah, aku punya tips nih untuk menguatkan mental kita di saat kita akan ujian seperti ini. simak yah!

1)Perbanyaklah Ibadah, terlebih amalan sunnah. Banyak-Banyaklah melakukan amalan, misalnya Sholat Tahajjud, Dhuha, Rowatib, Puasa Sunnah dan lain-lain. Kalian tahu tidak, jika orang yang gemar melakukan tajajjud, derajatnya akan diangkat oleh Allah. Nah, maka dari itu ayo lakukan mulai dari sekarang. Jika derajat kita naik, otomatis bukankah Allah akan lebih menyayangi kita? Jika orang terlanjur suka, pasti apa yang diminta oleh pacarnya dikabulkan bukan? oleh sebab itu, ayo perbanyak amalan sunnah. Dengan begitu, Allah akan menyayangi kita dan otomatis keinginan kita terkabul kan?

2)Jangan terlalu yakin jika hasil nantinya akan memuaskan. ini sangat penting nih. Bukan maksudnya untuk menjatuhkan mental kalian, tapi yang namanya hidup harus siap jika di atas ataupun sebaliknya. berpikiran positif boleh dan harus, tapi jangan sampai itu menjadikan diri kalian takabbur yah. Ingat, Allah akan menguji keimanan hambanya. Jika ia berhasil memalui ujian dari Allah, maka Allah akan meninggikan derajatnya. Ujian yang dimaksud di sini adalah nasib buruk teman. tak ada yang sempurna di dunia ini. tapi ingat juga, bahwa Allah selalu ada. Jika kita gagal, maka mungkin itu buka rejeki kita, dan Allah pasti akan menggantinya yang lebih baik lagi. oke?

Nah Teman, semoga tips ini dapat membantu kalian yah! jangan lihat jumlahnya, tapi lihatlah maknanya. keep Calm dan berusaha yah!

Rabu, 21 Januari 2015

Megahnya Rumah Sultanku

          Aku mempercepat langkah ini. Menerobos kerumunan orang-orang yang hanya sekedar berfoto atau menikmati keindahan kota. Ku menghentikan langkah ini tepat di tengah jantung bangunan utama. "Akhirnya sampai juga". Ku mematung sesaat memandangi pintu yang luas itu. Megah sekali. Pantas saja kota ini selalu menjadi rebutan. Ku langkahkan kaki memasuki bangunan megah itu. Sangat luas dan berseni. Di dalamnya banyak orang sedang berfoto-foto atau hanya sekedar jalan-jalan menikmati setiap ukiran di bangunan itu. Aya Sophia. Yah, menawarkan keindahan dan kekentalan islamnya. Aya Sophia yang awalnya adalah sebuah gereja ortodokx ini, akhirnya jatuh ke tangan islam. Siapa yang tak mengenal penakluk kota megah ini? Bizantium. Dia adalah Sultan Agung Mahmud II atau Muhammad Al-Fatih. Penakluk hebat sepanjang masa, Konstantinopel.
         Setelah puas berfoto-foto di Museum Aya Shopia, ku lanjutkan perjalanku ke keindahan Turki lainnya. yaitu Blue Mosque. Letaknya tak jauh dari Aya Sophia sendiri.Setelah sampai di Masjid Agung Biru itu, ku mendirikan sholat sunnah 2 rokaat sebagai bentuk penghormatanku terhadap rumah Sang Khalik ini. Dalam selipan doa, tak lupa ku mengucapkan syukur atas nikmat yang dilimpahkan padaku. Siapa yang menyangka bahwa aku bisa berdiri di tanah Timur Tengah ini? Tanah kelahiran Nabi, khususnya tanah berlimpah berkah dari Robbku. Turki.
          Benar. Turki adalah salah satu impianku. Betapa sering kumendengar cerita hebat dari negeri ini semasa di Indonesia. Bahkan karena kehebatan penakhluknya, Sultan Al-Fatih, ibuku pun memberiku nama Muhammad Ahsani yang merupakan nama kecil dari Sultan Al-Fatih. Beliau bahkan selalu menceritakan kepadaku tentang sosok hebat itu, agar aku kelak bisa seperti Al-Fatih yang arif bijaksana itu.
Ah. Pada akhirnya aku bisa mewujudkan keinginan ibu meskipun tidak menjadi Al-Fatih yang sesungguhnya, tapi setidaknya aku berhasil menginjakkan kakiku di kota sang penakhluk ini. Ada rasa kebanggaan sendiri ketika ku berdiri di tanah ini.Yah, ini semua berkat Tuhan dan kerja kerasku. Tak luput doa ibu yang selalu menyertai setiap derai nafasku."Ibu, sebentar lagi aku akan membawamu kesini," janjiku pada diriku
sendiri.
          Selesai bermunajat kepada Sang Khaliq, kusempatkan untuk mengelilingi area masjid ini sambil terus mengabadikan setiap momen dan ukiran indah masjid dalam kamera SLR-ku. Ya, aku adalah seorang wartawan dari salah satu TV lokal di Indonesia. Dan ini adalah pertama kalinya kesempatan emas dalam hidupku, yaitu menjadi reporter VOA di negara impianku, Turki.

Ssstt... Rahasia

           Apakah kau percaya rahasia cinta pertama? Setiap orang pasti pernah merasakannya. Banyak orang mengatakan cinta itu berawal dari mata turun ke hati. Tapi benarkah demikian? Orang juga bilang kalau cinta pertama itu abadi, menakjubkan dan akan selalu membekas di hati. Mungkin itu yang aku rasakan saat ini. meski sebenarnya aku tak tahu, apakah dia cinta pertamaku atau hanya sekedar perasaan kagum pada seorang senior.
             Jatuh cinta kepada kakak atau adik kelas, itu biasa. Pandangan pertama, kenalan, dan jadian, itu sudah biasa. Tapi bagaimana kalau perasaan itu hanya menjadi rahasia? Rasanya kejadian seperti juga sudah biasa. Tapi inilah kisahku. Aku Nissa, anak kelas X salah satu SMA di Malang. Aku mungkin sekarang sedang terobsesi pada seniorku yang kelas XII, tapi aku tak tahu namanya. Aneh bukan? Lalu darimanakah perasaan itu datang? Rahasia hati, siapa yang tahu.jika kuingat, aku merasa konyol. biasanya orang menyukai do'i karena pandangan pertama yang meninggalkan bekas. ada yang karena tampan atau cantik, postur tubuh yang keren dan lain-lain. tapi aku beda. aku menyukai seorang lelaki yang aku sendiri kurang tahu seperti apa sosoknya dan sifatnya yang dalam. Tapi yang jelas, aku menyukai kesederhanaannya, kepribadiannya dan sikapnya yang selalu menjaga pandangan. Dia Sholeh InsyaAllah.
             Menurutku, dia tidak terlalu tampan dan menonjol layaknya idola di sekolahan. Dia begitu sederhana dan tak menampakkan sosok arjuna yang pantas di gandrungi dewi-dewi. Tapi mungkin karena kesederhanaannya itu, di mataku dia amat sempurna dan berwibawa. Sosok yang selama ini aku idam-idamkan. Dia selalu tampak rapi. Tanpa embel-embel apapun pada penampilannya. Hanya sebuah bedge paserka yang menempel pada seragam putih abu-abunya.
            Setiap hari aku tak bisa membohongi perasaanku. Mengatakan bahwa aku hanya sekedar kagum, tapi nyatanya, hati mengatakan lebih dari itu. Kulihat sosok priayi ada padanya. setiap langkahnya, gerakannya, tatapannya dan tingkahnya semakin menguatkan pendapatku. ada jiwa pemimpin dalam pribadinya. Dan aku mengagumi itu. Pernah suatu hari, aku melihatnya mengenakan saroong dan peci (kopyah) dengan baju berwarna coklat melekat pada tubuhnya. Tidak seperti biasanya ketika kumelihatnya dengan seragam putih abu-abunya. Dia tampak lebih mempesona dalam balutan pakaian muslim.
            Kini, satu tahun kagum itu telah usai. Aku yang beranjak ke kelas XI, dan dia telah lulus dari masa remajanya. Ia kini sudah benar-benar dewasa dengan menyandang status sebagai mahasiswa. Dan kini, ku baru tahu namanya. Dia adalah Hasan Az-Zayat, anak IPA sekaligus ketua rohis di SMA-ku yang ternyata adalah kakak dari sahabatku. Dan sampai sekarang sahabatku itu tak tahu bahwa aku pernah mengagumi kakaknya. Dan biarlah pula, ini menjadi rahasia. Kini telah kubuka rahasiaku dan hanya sahabat penaku ini yang tahu.

Macam-Macam Iblis

Dari Zaid bin Mujahid, dia berkata, "Iblis itu mempunyai 5 anak yang masing-masing anak diberi tugas sendiri. lalu dia memberikan nama kepada mereka :
1) TSAB             : Dia adalah pembawa Musibah
2) A'WAR           : Dia adalah pembawa Zina
3) MISWATH     : Dia adalah pembawa Dusta
4) DASIM          : Tugasnya menyusup kedalam diri seseorang
5) ZAKNABUR : Dia adalah penguasa pasar yang mengibarkan benderanya di pasar

Sebatas bait

kala mata ini tertutup
dan dimana bibir ini tak mampu tuk berucap
hanya ada satu harapan

hati yang berbicara
atau nafsu yang bercengkrama

dimana sebuah Robbi tlah tunjukkan kasih-Nya
di situ pula setiap untaian manis berdzikiran

namun, raga ini tetap diam
menunggu setiap barisan qada'
dengan penuh kebimbangan
tapi qalbu senantiasa berkholwat pada-Nya
sungguh, Robbi yang Al-Azis

Ya Rabb, ku ingin seperti mereka
tak ada air mata, dan tak ada luka

Ya Rabb, ku ingin jadi mereka,
merasa damai,
tanpa ada beban masalah dunia

Ya Rabb, aku ingin sesuatu yang indah
terpancar damai dalam hatiku,
membantuku melupakan
apa yang menjadi masalahku

Ya Rabb, yang ku ingin hanyalah,
jangan tinggalkan diriku,,
bantulah aku dengan hidayahMu yang suci
tuntunlah aku jika aku salah melangkah,
dan berikanlah aku kasih sayangMu,,
 Hanya sebatas baitku ini,
Yang kiranya ku tuju

Senin, 12 Januari 2015

Biografi Al Fatih

Sultan Mehmed II atau juga dikenal sebagai Muhammad Al-Fatih bin Sultan Murad II lahir di 'Ardanah pagi hari tanggal 30 Maret 1432. Ibunya bernama Ratu Himmah Khatun. Al Fatih mempunyai kakak bernama Alauddin yang usianya lebih tua 7 tahun darinya. kekuasaan Ottoman diserahkan ke Al-Fatih ketika Al Fatih belum genap berusia 14 tahun. al fatih berhasil mengkhatamkan Al Quran ketika usianya 8 tahun. beliau berhasil menguasai 6 bahasa saat usianya 21 tahun. Awalnya, kekuasaan Sultan Murad II (ayah Al Fatih) diberikan kepada putra sulungnya, "Syah Zadah Alaudin", namun putranya tersebut meninggal dunia, dan akhirnya kekuasaan diberikan kepada Mehmed II yang pada saat itu usianya baru 11 tahun ketika menjadi Putra Mahkota. Al-fatih sendiri baru di baiat ketika usianya 19 tahun (Sultan ke 7).
Al-Fatih mempunyai istri bernama Aminah Kalbahar, sultanah, sitti mukram khatun. putra laki-lakinya bernama Jam atau dikenal Zizim.
Al-Fatih dikenal sebagai pejuang hebat sepanjang sejarah karena berhasil menakhlukkan Konstantinopel. Ia jugalah yang mengganti nama Konstantinopel menjadi Islambol (Islam keseluruhannya). Kini nama tersebut telah diganti oleh Mustafa Kemal Ataturk menjadi Istanbul. Untuk memperingati jasanya, Masjid Al Fatih telah dibangun di sebelah makamnya.

Karena kucinta Tuhanku

Meraih-Mu

Jika dia datang
Aku tak bergeming
Bukankah Lahfudz Mahfudz Illahi?
Namun, aku hanya ingin mencintaiMu Ya Allah
Menyandarkan dunia
pada seonggok genggaman
tangan yang mencoba berwirid
Dan bergantian Engkau yang berwarid
Hanya ingin mencintaiMu Ya Allah
Maka tariklah aku
Ke tangan Al-Ahwalmu
Yang pada akhirnya
Semua akan jadi Makrifat
Yang pada akhirnya
Aku dapat berputus asa dari dunia
Dan meraih Muhabbah
Dalam naungan RahmatMu