Rabu, 11 Februari 2015

Delapan Belas Macam Nafsu


Pembagian nafsu secara garis besar ada dua:
Pertama, terdiri dari delapan tingkatan yang ditempuh oleh diri atau nafsu manusia:
1. Nafsu ammarah: nafsu yang selalu mendorong untuk berbuat sesuatu diluar pertimbangan akal yang tenang, sehingga tidak mampu membedakan mana yang benar mana yang salah, mana baik mana buruk.
2. Nafsu lawwamah: nafsu yang sudah punya kesadaran, sehingga seseorang yang (terlanjur) berbuat salah atau tercela, akan tersadar, lalu menyesali diri atau merasa berdosa. Nafsu ini berdiri di simpang jalan antara ammarah dan muthmainnah.
3. Nafsu Muthmainnah: nafsu yang telah didominasi dan dikuasai oleh iman lantaran sudah begitu masak oleh pengalaman dan gemblengan badai derita, sehingga mampu dan terampil memilah yang haq dari yang batil, di mana yang terakhir ini akan terpental dengan sendirinya. Di segala situasi, baik dalam duka derita maupun dalam suka cita, nafsu ini tetap dingin dan tenang. Atau dengan bahasa Buya Hamka, ia punya dua sayap: sayap sabar (di cuaca kelam dan kesulitan) dan sayap syukur (disaat jaya dan makmur). Di sini perlunya iman dan dzikir.
4. Nafsu mulhamah: unsur jiwa yang menerima ilham dari Tuhan, misalnya berbentuk ilmu pengetahuan.
5. Nafsu musawwalah: nafsu yang bebas melakukan apa yang. dimauinya tanpa peduli nilai aktivitasnya itu, kendatipun sudah mampu membedakan mana yang haq dan mana yang batil.
6. Nafsu radhiyah: unsur jiwa yang menginsafi apa yang diterimanya dan menyatakan rasa syukur dalam menerima ridha Allah.
7. Nafsu mardhiyah: nafsu yang senantiasa pasrah akan ridha Allah.
8. Nafsu kamilah: unsur jiwa yang telah memiliki kesempurnaan, baik kulit maupun isi, lahir atau batin, luar dan dalam.
Kedua, berupa sepuluh rupa nafsu (jiwa atau sifat tercela) yang mendekam dalam diri manusia, sehingga sekuat mungkin harus dijinakkan dan (kalau perlu) digilas.
1. Nafsu kalbiyah : Sifat anjing, yang perwujudannya antara lain suka memonopoli sendiri.
2. Nafsu himariyah: jiwa keledai, yang pandai memikul namun tidak mengerti secuil pun apa yang dipikulnya. Dengan kata lain, ia tak memahami masalah.
3. Nafsu sabu'iyah: jiwa serigala (suka-suka menyakiti atau menganiaya orang lain dengan cara apa pun).
4. Nafsu fa'riyah: nyali tikus, sebangsa merusak, menilep, atau semacamnya.
5. Nafsu dzatis-suhumi wa hamati wal-hayati wal-aqrabi, yaitu jiwa binatang penyengat berbisa sebagai ular dan kalajengking. (Senang menyindir-nyindir orang, menyakiti hati orang, dengki, dendam, dan semacamnya).
6. Nafsu khinziriyah : sifat babi, yakni suka kepada yang kotor, busuk, apek, dan yang menjijikkan.
7. Nafsu thusiyah: nafsu merak, antara lain suka menyombongkan diri, sok aksi, berlagak-lagu, busung dada, dan sebagainya.
8. Nafsu jamaliyah: nafsu unta (tak punya rasa santun, kasih sayang, tenggang rasa sosial, tak peduli kesusahan orang, yang penting dirinya selamat dan untung).
9. Nafsu dubbiyah: jiwa beruang. Biarpun kuat dan gagah, tapi sontok akal alias dungu.
10. Nafsu qirdiyah: jiwa beruk alias munyuk atau monyet (diberi ia
mengejek, tak dikasih ia mencibir, sinis, dan suka melecehkan/memandang enteng).

Rabu, 04 Februari 2015

Mutiara Kata

  • Hidup adalah Perjuangan, bukan mencari siapa yang kalah atau menang, tetapi siapa yang mampu bertahan.
  • Hidup itu ketika kamu bisa membuat orang lain bahagia.
  • Tersenyumlah, menangislah, kau tahu dua hal itu akan membuatmu ringan.
  • Jangan kau pikir orang yang telah menyakitimu itu tidak tersakiti, lihat saja! mereka akan lebih tersakiti daripada dirimu. Smile is Your Life.
  • Tinta seorang pelajar lebih lebih suci nilainya daripada darah seorang martir. (Muhammad SAW).
  • Siapa yang mengenal dirinya akan mengenal Tuhannya.
  • Apa yang tidak bisa didapatkan sepenuhnya, jangan ditinggalkan semuanya.

Robbana Sholli Wasallim



ربنا صل وسلم
Robbanâ sholli wa sallim

علی نبينا المعلم
‘Alâ Nabînâl mu’allim

محمد والملازم
Muhammadin wal mulâzim

فی سلك منهج القويم
Fî salki manhajil qowîm

ربنا بالنبی الگريم
Robbanâ binnabîl karîm

ذی الجاه والصيتة الشميم
Dzîl jâhi washshîtatisy-syamîm

سهلنا ربنا العليم
Sahhilnâ robbanâl ‘alîm

ضم العليم والتعليم
Dlommal ‘alîmi watta’lîm

ربنا بالخلق العظيم
Robbanâ bil kholqil ‘adhîm

خلقت بالخلق التميم
Kholaqta bil khuluqit-tamîm

خلقتنا حسن التقويم
Kholaqtanâ husnat-taqwîm

أتمم خلقنا ياعظيم
Atmim khulqonâ yâ ‘adhîm

ربنا بالعبد العظيم
Robbanâ bil ‘abdil ‘adhîm

محمد رؤوف رحيم
Muhammad ro-ûfin rohîmin

سلمنا من عدو رجيم
Sallimnâ min ‘adwin rojîmin

وعذاب النار الجحيم
Wa ‘adzâbin-nâril jahîm

آمين آمين آمين آمين
Ãmîn ãmîn ãmîn ãmîn

آمين ياربنا الحليم
Ãmîn yâ robbanâl halîm

آمين آمين آمين آمين
Ãmîn ãmîn ãmîn ãmîn

آمين ياربنا الگريم
Ãmîn yâ robbanâl karîm

Perang Dingin Mencekam Dunia



Perang Dingin adalah perang yang terjadi antara Negara Uni Soviet dengan Amerika Serikat. Perang dingin ini sebenarnya hanya sebuah istilah. Perang ini dipicu karena kemenangan Amerika Serikat pada Perang Dunia II,yang secara tak langsung Uni Sovyet berperan penting dalam kemenangan sekutu tersebut. Berkat Uni Sovyet, Negara-negara Eropa Timur berhasil direbut oleh pihak sekutu. Akibat Perang Dunia II, Amerika Serikat dan Uni Sovyet berhasil muncul sebagai Negara pemenang atau adikuasa. Sebagai satu-satunya Negara yang tak mengalami kerugian pada Perang Dingin II, USA memegang peranan penting dalam hal politik dan ekonomi dunia. Di sisi lain, Uni Sovyet beserta sekutunya Eropa Timur dan China munculdengan kekuatan, politik, ekonomi, dan militer yang sama kuatnya. Karena itulah, kedua Negara tersebut bersaing memperoleh kekuasaan atas dunia. Selain itu,ideologi yang tak sama (USA-Demokrasi Liberal dan Uni Sovyet-Komunisme) juga menjadi penyebab utama terjadinya perang dingin tersebut.
            Dalam usaha melancarkan ekspansi ideologi dan politiknya, USA melakukan Marshall Plan tahun 1947. Marshal Plan sendiri adalah usaha AS untuk membangkitkan Negara-negara Eropa akibat PD II agar bersedia menjadi mitra USA. Di bidang politik,USA juga mengeluarkan Truman Doctrine (oleh Presiden Harry Truman 1947) yang isisnya bahwa USA bersedia membantu Turki dan Yunani untuk menghadapi kekuatan komunis Uni Sovyet. Memang pada saat itu, kedua Negara tersebut anti-komunis.
            Dilain sisi, Uni Sovyet berusaha mempengaruhi Eropa Timur dan Asia. Ini terlihat dari berhasilnya Jerman terpisah menjadi dua bagian, yaitu Timur dan Barat. Bagian barat merupakan sekutu USA, sedangkan yang timur sekutu Uni Sovyet. Hal itu berdampak pada blockade ekonomi Jerman Barat. Meskipun Uni Sovyet mencabut blokade tersebut pada Mei 1949, tetapi kejadian itu telah memicu konfrontasi antara USA dan Uni Sovyet.
            Masing-masing pihak berusaha melakukan aliansi untuk mempertahankan kekuatan mereka. Diantaranya, USA membentuk NATO (North Atlantic Treaty Organization) pada tahun 1949, membentuk Pakta Anzus (USA, Australia, dan Inggris) dan SEATO (kerjasama antara negara Asia Tenggara dan pihak barat). Sementara itu, Uni Sovyet juga tak mau kalah. ia juga membentuk sebuah pertahanan yang dinamai Pakta Warsawa.
                Perang dingin sendiri terjadi sejak terbaginya Jerman menjadi dua bagian. selama berlangsungnya Perang Dingin, kedua negara tersebut tak sekalipun pernah bertemu secara fisik. merekaselalu berada di belakang negara-negara yang bersengketa. masing-masing negara ini akan memberikan bantuan kepada negara yang bertikai. selain Jerman, kasus lain akibat perseteruan USA dan Uni Sovyet adalah terpisahnya negara Korea dan Vietnam. Untuk kasus Jerman dan Vietnam, mereka berhasil bersatu kembali.
Puncak dari Perang Dingin ini adalah dalam bentuk pemasangan rudal-rudal nuklir yang mengancam kehidupan dunia. Hingga karenanya, Dewan Keamana PBB membentuk Atomic Energy Commision yang bertujuan mencari jalan sekaligus mengembangkan penggunaan atom untuk hal perdamaian/positif. Pada akhir Desember 1946, PBB menyetujui usulan USA untuk mengadakan pengawasan ketat guna mencegah produksi senjata atom yang dilakukan secara diam-diam. Namun Uni Sovyet menolak, Oleh karena itu, Uni Sovyet memveto usul USA dan akhirnya melakukan uji coba peledakan bom atom pertamanya tahun 1949. Hal itu membuat kuatir seluruh masyarakat dunia. protes anti nuklirpun menggema di seluruh dunia khususnya di negara USA. Melihat keunggulan Uni Sovyet, USA juga tak mau kalah. Selain genjatan nuklir, kedua Negara tersebut juga berlomba dalam Ruang Angkasa. Awalnya, Uni Sovyet meluncurkan pesawat Sputnik I tanpa awak kapal, kemudian Sputnik II ynag membawa seekor anjing.USA mengimbangi dengan meluncurkan Explorer I, Explorer II, Discoverer dan Vanguard. Uni Sovyet mengungguli dengan meluncurkan Lunik yang berhasil mendarat ke Bulan. USA menandingilagi dengan mendaratkan manusia di Bulan. Kedua Negara tersebut terus menerus melakukan ekspansi kekuasaannya dan berusaha mempengaruhi dunia dengan kekuatannya.
Menyadari bahaya nuklir, akhirnya kedua belah pihak bersedia melakukan perjanjian. Diantaranya:
1)      Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (1968) isinya bahwa kedua pihak tersebut tidakmenjual senjata nuklir/memberikan info kepada Negara non-nuklir.
2)      Perjanjian pembatasan senjata-senjata strategis (1972)
3)      Perjanjian Pengurangan senjata-senjata strategis (1982) yang isinya kesepakatan memusnahkan senjata nuklir yang berdaya jarak menengah.
Proses penandatanganan nuklir ini dikenal dengan istilah The Partial Nuclear Test Ban Treaty. Penandatanganan ini dilakukan di Moskow, 5 Agustus 1963. Persetujuan ini berisikan larangan semua tes senjata nuklir kecuali bawah tanah. Perwakilan dari USA adalah Dean Rusk, perwakilan dari Inggris adalah Lord Home, dan dari Uni Sovyet sendiri adalah Andrea Gromyko.
Di samping perjanjian di atas, beberapa Negara juga telah mengadakan kesepakatan yang menyangkut keamanan kawasan.salah satunya adalah SEANWFZ (kawasan bebas senjata nuklir Asia Tenggara) yang ditandatangani di Bangkok, Desember 1995.
Keruntuhan Uni Sovyet yang diikuti oleh berdirinya Negara-negara meredeka (bekas jajahannya) juga menjadi pengaruh besar dalam berakhirnya Perang Dingin sekaligus menjadi momentum akhir perang tersebut.
Dalam hal ini, Indonesia menolak melibatkan diri dan berusaha selalu mewujudkan perdamaian dunia. Oleh karenanya, Indonesia menerapkan politik bebas aktif dan tak memihak kepada salah satu blok.